You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dewan Minta Pengawasan Penghuni Rusun Diperketat
photo Doc - Beritajakarta.id

Dewan Minta Pengawasan Penghuni Rusun Lebih Diperketat

Untuk mengantisipasi terjadinya proses pemindahan tangan unit rusun kepada yang tidak hak, Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta instansi terkait untuk melakukan pengawasan ketat dan rutin kepada penghuni rusun.

Dewan minta perlu adanya pengawasan yang lebih ketat lagi sehingga modus jual beli unit rusun bisa diberantas

"Dewan minta perlu adanya pengawasan yang lebih ketat lagi sehingga modus jual beli unit rusun bisa diberantas," kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Imam Satria, Minggu (14/5).

Agar pengawasan bisa lebih efektif, lanjut Imam, pemprov bisa mengikutsertakan penghuni rusun.  

1.600 Unit Rusun Siap Dihuni Tahun Ini

"Paling tidak, penghuni rusun dalam satu lantai bertanggungjawab dengan tetangga di sekitarnya. Kalau ada oknum warga yang sengaja mengalihkan bisa langsung dilaporkan ke pengelola maupun dinas," paparnya.

Pendapat senada disampaikan HE Syahrial, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta lainnya. Dia mengatakan, penghuni rusun yang tidak lagi menempati unit seharusnya mengembalikan kunci kepada pengelola.

"Pengawasan agar tidak terjadi praktik jual beli unit rusun sewa merupakan tanggung jawab semua pihak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1181 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1094 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1092 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye919 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye895 personAnita Karyati